Rekaman Eksploitasi Anak oleh WN Prancis Diduga Diperjualbelikan

muhammad rizky
Ilustrasi eksploitasi anak. (Foto: iNews.id)

PIter menjelaskan kasus tersebut sudah berhenti secara yuridis karena tersangka telah meninggal dunia. Namun polisi tetap membuka peluang untuk bisa mengungkap pelaku lain jika nantinya ditemukan.

"Misalnya ada interaksi di media sosial, ada yang pesan, kemudian ada yang menerima, kemudian ada transaksi, itu berarti akan ada tersangka lagi. Orang yang bisa kita mintai pertanggungjawaban pidana lagi, tapi sampai saat ini masih belum muncul, masih mengejar ke sana," katanya.

Diketahui sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap FAC alias Frans (65) tahun atas kasus eksploitasi seksual terhadap 305 anak di bawah umur. Hal itu berdasarkan 305 video porno Frans dengan korban berbeda-beda yang ditemukan polisi di laptop miliknya.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan pelaku mencoba bunuh diri dengan cara melilitkan kabel di Rutan Polda Metro Jaya ke lehernya. Dia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Namun, setelah menjalani perawatan medis selama tiga hari, pelaku dinyatakan meninggal dunia.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Megapolitan
2 bulan lalu

Keluarga Terapis yang Tewas di Pejaten Cabut Laporan, Penyelidikan Polisi Tetap Lanjut

Megapolitan
3 bulan lalu

Kakak Terapis yang Tewas di Jaksel Cabut Laporan, Klaim Sudah Damai dengan Delta Spa

Megapolitan
3 bulan lalu

Kasus Terapis Spa Tewas di Jaksel, KPAI Nilai Ada Indikasi Eksploitasi Anak

Megapolitan
3 bulan lalu

Keluarga Terapis Spa yang Tewas di Pejaten Laporkan Dugaan Eksploitasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal