Rencana Wisata Malam Kebun Raya Bogor Dikritisi, Begini Jawaban BRIN 

Putra Ramadhani Astyawan
Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Direktur Pengelolaan Koleksi Ilmiah Kedeputian Infrastruktur Riset BRIN Hendro Wicaksono. (Foto MNC Portal).

Dengan kembali dilakukan kajian yang lebih mendalam, pihaknya belum akan membuka sampai semua data-data didapatkan. Di sisi lain, Ery menegaskan konsep GLOW ini murni untuk edukasi.

"Pertimbangannya sebagai wisata edukasi saja, engga (ekonomi). Sebagai wisata edukasi. Edukasi terkait tanaman dan konservasi. Karena narasi di dalam GLOW itu adalah kita menceritakan tentang konservasi, sejarah Kebun Raya Bogor dan cerita tentang pentingnya tanaman-tanaman. Itu sudah biasa dilakukan di kebun kebun raya lain di dunia. Jadi bukan sesuatu hal yang baru. Kami paham sekali konsen konsen masyarakat mengenai konservasi dan research. Tapi kita pastikan kita tidak bisa bergerak semena-mena di dalam. Karena kita hanya operator jadi semuanya bertahap," pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya meminta kepada BRIN dan operator untuk kembali melakukan kajian yang lebih mendalam terkait rencana dibukanya wisata malam GLOW di Kebun Raya Bogor. Hal itu guna menjawab kekhawatiran publik yang berpotensi merubah marwah dari Kebun Raya Bogor.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
10 hari lalu

Istana Sebut Teknologi Nuklir Hasil Riset BRIN untuk Energi hingga Kesehatan

10 hari lalu

Berbahan Karet dan Ringan, BRIN Pamer Sepatu Murah Rp75 Ribu Pesanan Presiden Prabowo

11 hari lalu

Momen Prabowo Jajal Inovasi BRIN, Injak Genteng Biomassa hingga Minum Air Olahan

11 hari lalu

Prabowo: Bangsa Maju Harus Dibangun dengan Fakta, Sains dan Realitas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal