Rencana Wisata Malam Kebun Raya Bogor Dikritisi, Begini Jawaban BRIN 

Putra Ramadhani Astyawan
Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Direktur Pengelolaan Koleksi Ilmiah Kedeputian Infrastruktur Riset BRIN Hendro Wicaksono. (Foto MNC Portal).

Dengan kembali dilakukan kajian yang lebih mendalam, pihaknya belum akan membuka sampai semua data-data didapatkan. Di sisi lain, Ery menegaskan konsep GLOW ini murni untuk edukasi.

"Pertimbangannya sebagai wisata edukasi saja, engga (ekonomi). Sebagai wisata edukasi. Edukasi terkait tanaman dan konservasi. Karena narasi di dalam GLOW itu adalah kita menceritakan tentang konservasi, sejarah Kebun Raya Bogor dan cerita tentang pentingnya tanaman-tanaman. Itu sudah biasa dilakukan di kebun kebun raya lain di dunia. Jadi bukan sesuatu hal yang baru. Kami paham sekali konsen konsen masyarakat mengenai konservasi dan research. Tapi kita pastikan kita tidak bisa bergerak semena-mena di dalam. Karena kita hanya operator jadi semuanya bertahap," pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya meminta kepada BRIN dan operator untuk kembali melakukan kajian yang lebih mendalam terkait rencana dibukanya wisata malam GLOW di Kebun Raya Bogor. Hal itu guna menjawab kekhawatiran publik yang berpotensi merubah marwah dari Kebun Raya Bogor.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
3 hari lalu

BRIN Ungkap Bahaya Vape: 100 Persen Sampel Uji Terdeteksi Diabetes dan 92 Persen Alami Gangguan Paru-Paru

3 hari lalu

Warning! Vape Terbukti Merusak Paru hingga Berisiko Sebabkan Diabetes

4 hari lalu

BRIN Ungkap Hasil Uji Vape: 100 Persen Pengguna Kena Diabetes, 92 Persen Paru-Paru

9 hari lalu

BRIN Mulai Uji Coba Ubi Bombing buat Padamkan Karhutla sesuai Arahan Prabowo, Apa Hasilnya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal