Saksi Kedahsyatan Tsunami Anyer, Diawali Suara Gedebum, Mirip Ledakan

Masirom
Mobil milik wisawatan di Wisma Kompas, Karangbolong, Serang, Banten, terlempar disapu tsunami yang melanda Pantai Anyer, Sabtu (22/12/2018) malam. (Foto-foto: iNews.id/Masirom).

Segera saya menghidupkan mobil. Beruntung, air laut yang menggenangi area playground surut sehingga bisa dilewati mobil.

Keluar Wisma, saya ambil arah ke kiri, ke arah Jakarta. Baru sekitar 200 meter berkendara ternyata, jalan tidak bisa dilalui. Reruntuhan bangunan yang berserakan di jalan menghalangi laju mobil. Kondisi gelap gulita semakin menyulitkan.

Saya putuskan putar balik. Sama saja, baru melaju sekitar 400 meter, material reruntuhan menutup jalan. Ada mobil Yaris merah di tengah jalan yang menabrak material gorong-gorong. Saya putuskan berhenti, tak melanjutkan perjalanan.

Dalam kebingungan, datang pengendara motor, warga setempat, yang memandu kami.

Kami dipandu menuju ketinggian. Ternyata di perkampungan sudah banyak warga berkumpul. Baik warga setempat yang mengungsi maupun wisatawan.

Perkembangan teraktual menunjukkan, terjangan air laut yang sungguh mencekam itu ternyata bukan gelombang pasang. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa ombak besar tersebut tsunami.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
19 jam lalu

BMKG Prediksi Musim Hujan Mulai November 2026, Ini Wilayah yang Terdampak

2 hari lalu

Waspada! Gelombang Tinggi Mengintai di Sejumlah Perairan hingga 5 Oktober

2 hari lalu

BMKG Sebut Mayoritas Wilayah Indonesia Baru Masuk Musim Hujan Desember 2026

2 hari lalu

Siap-Siap! BMKG Ungkap Musim Hujan 2026 Mundur dan Lebih Singkat, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal