Sejarah Berdirinya Depo Pertamina Plumpang

Inas Rifqia Lainufar
Sejarah berdirinya Depo Pertamina Plumpang. Terminal atau Depo BBM Pertamina. (Foto: Ilustrasi)

Tak tanggung-tanggung, Depo Pertamina Plumpang memiliki kapasitas tangki timbun sebesar 291.889 kiloliter. Sementara itu, rata-rata thruput BBM mencapai 16.504 Kiloliter per hari.

Wilayah utama distribusi produk Pertamina dari depo di Plumpang adalah Jabodetabek. Meskipun demikian, depo tersebut telah menyuplai 20 persen kebutuhan BBM harian di seluruh Indonesia atau ke sekitar 25 persen dari total kebutuhan SPBU Pertamina. 

Pada tahun 2018, depo Pertamina Plumpang pernah menyabet penghargaan dari 2nd Global Tank Storage Award untuk kategori The Most Efficient Storage Terminal. Ajang tersebut digelar oleh majalah Tank Storage di Rotterdam. 

Terkait pemukiman warga yang ada di sekitar depo, bangunan-bangunan tersebut mulai ada sejak tahun 1980-an. Warga banyak menempati tanah di area depo yang belum dimanfaatkan oleh PT Pertamina pada saat itu.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejagung Geledah Depo Pertamina Plumpang, Sita 17 Kontainer Dokumen Penerimaan BBM

57 tahun lalu

Polri Salurkan Ribuan Paket Sembako di Jakut, Bantu Korban Kebakaran Depo Plumpang

57 tahun lalu

Korban Tewas Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Bertambah Jadi 33 Orang

57 tahun lalu

Rapat Kerja dengan DPR, Erick Thohir Minta Relokasi Depo Pertamina Plumpang Dibahas Tertutup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal