Tak tanggung-tanggung, Depo Pertamina Plumpang memiliki kapasitas tangki timbun sebesar 291.889 kiloliter. Sementara itu, rata-rata thruput BBM mencapai 16.504 Kiloliter per hari.
Wilayah utama distribusi produk Pertamina dari depo di Plumpang adalah Jabodetabek. Meskipun demikian, depo tersebut telah menyuplai 20 persen kebutuhan BBM harian di seluruh Indonesia atau ke sekitar 25 persen dari total kebutuhan SPBU Pertamina.
Pada tahun 2018, depo Pertamina Plumpang pernah menyabet penghargaan dari 2nd Global Tank Storage Award untuk kategori The Most Efficient Storage Terminal. Ajang tersebut digelar oleh majalah Tank Storage di Rotterdam.
Terkait pemukiman warga yang ada di sekitar depo, bangunan-bangunan tersebut mulai ada sejak tahun 1980-an. Warga banyak menempati tanah di area depo yang belum dimanfaatkan oleh PT Pertamina pada saat itu.