Sejarah Singkat Gereja Katedral, Tempat Ibadah Katolik Terbesar di Jakarta

Satrio Bintang Hutomo
Sejarah Singkat Gereja Katedral (Foto: iNews.id/ Reza Fajri)

Selain itu, pihak gereja juga diberi pinjaman uang senilai 8 gulden yang harus dilunasi dalam jangka waktu setahun. Sayang, di tahun 1890 bangunan Gereja Katedral sempat ambruk, lalu direnovasi dalam dua tahap dengan kurun waktu 10 tahun.

Akhirnya, pada tahun 1993 Gereja Katedral diresmikan menjadi bangunan cagar budaya yang dilindungi pemerintah. Gereja ini dibangun oleh seorang arsitek bernama Ir. MJ Hulswit.

Bangunan Gereja Katedral berciri Eropa dengan gaya neo gotik. Gereja Katedral dilengkapi pintu yang besar dan banyak jendela, jendela-jendela tersebut dihiasi lukisan yang menjelaskan peristiwa jalan salib yang dialami Yesus Kristus.

Demikian sejarah singkat Gereja Katedral yang merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang patut dijaga dan dilestarikan. Menariknya lagi, lokasi Gereja Katedral yang berseberangan dengan Masjid Istiqlal menandakan sejak dahulu manusia Indonesia telah hidup dalam rasa toleransi dan kebersamaan yang sangat tinggi.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
14 hari lalu

Laba-Laba Hantu Pertama di Asia Tenggara Ditemukan di Pulau Jawa

Nasional
29 hari lalu

Misa Paskah di Gereja Katedral, Kardinal Suharyo Ingatkan Bahaya Keserakahan

Nasional
31 hari lalu

Momen Jumat Agung di Gereja Katedral Jakarta, Bertepatan dengan Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Nasional
31 hari lalu

Jumat Agung, Prosesi Jalan Salib di Gereja Katedral Jakarta Berlangsung Khidmat

Destinasi
1 bulan lalu

Tren Baru! Jelajahi Akulturasi Budaya China-Jawa di Semarang dengan Cara Tak Biasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal