Temuan Tengkorak Pria di Duren Sawit, Polisi: Masih Proses Forensik

muhammad farhan
Petugas Sudin SDA Jakarta Timur menemukan bungkusan isi tengkorak dan tulang manusia saat membersihkan selokan di Jalan Raden Inten II RT 1 RW 5, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Senin (23/10/2023).  (Foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Polsek Duren Sawit menyampaikan informasi terbaru soal penemuan tengkorak manusia di gorong-gorong Jalan Raden Inten II RT 1 RW 5, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Senin (23/10/2023). Polisi kini masih berkoordinasi dengan Rumah Sakit Polri untuk mengidentifikasi usia dan jarak kematian dari waktu penemuan terngkorak tersebut. 

Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit, AKP Indra Darmawan menyebut tengkorak manusia yang diduga berjenis kelamin laki-laki berusia sekira 44-65 tahun tersebut masih ditangani oleh unit Puslabfor RS Polri. 

"Kasus ini masih dalam proses forensik untuk penyimpanan masih dalam freezer ruang jenazah, maksimal 90 hari," ujar Indra, Selasa (31/10/2023). 

Indra menuturkan apabila ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, diharapkan segera melapor ke Polsek Duren Sawit. Hal ini dinilai bisa mempercepat identifikasi. 

"Apabila ada keluarga yang menyatakan tengkorak tersebut adalah keluarga, maka akan dilakukan pembanding pihak keluarga dengan tengkorak tersebut yang berada di rumah sakit," ujar Indra. 

Sebelumnya, Kepala Rumah Sakit Polri, Brigjen Pol Hariyanto menyampaikan temuan tengkorak tersebut memang merupakan bagian dari kerangka manusia. Berdasarkan tahapan visum awal, teridentifikasi tengkorak kepala manusia tersebut merupakan seorang pria dengan usia antara 44-65 tahun. 

"Jenis kelaminnya laki-laki. Dari garis kepala (sutura), umurnya antara 44-65 tahun," tutur Hariyanto. 

Karena masih proses visum perdana, Hariyanto mengatakan pihaknya masih membutuhkan tambahan informasi dan data pembanding guna memastikan identitas secara mendetail. Itu pun dilakukan demi mengetahui motif penyebab kematian yang tidak melulu dapat mudah diketahui melalui visum et repertum semata. 

"Masih proses identifikasi dan pemeriksaan menunggu data data tambahan untuk melengkapi," kata Hariyanto.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Marak Pembuangan Sampah Liar di Jalan Raya Bogor, Pemkot Jaktim Dirikan 3 Posko dan Masifkan OTT

4 hari lalu

25 Orang Kena OTT di Jaktim gegara Buang Sampah Sembarangan, Total Denda Rp1,4 Juta

5 hari lalu

Eks Anggota Kopassus Dibacok di Cakung Jaktim gegara Masalah Renovasi Rumah

10 hari lalu

Bikin Cawang Macet Horor, Truk Tabrak Separator Busway Dievakuasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal