Tradisi Unik Malam Takbiran Warga Sukamulya, Ramaikan dengan Kesenian Rampak Bedug

Nandha Aprilianti
Tradisi kesenian Rampak Bedug yang dilakukan warga Kampung Merak, Desa Merak Sukamulya, Kabupaten Tangerang saat malam takbiran. (Foto: MPI/Nandha Aprilianti)

Terkait alat musiknya, Rampak Bedug merupakan kesenian dengan menggunakan alat bedug dan juga menampilkan penyanyi yang disebut sebagai sinden. 

“Untuk pemain bedugnya ada 8 orang rata-rata remaja, tapi kami campur (usia) juga. Untuk penyanyi atau sinden kami sebutnya itu biasanya paling banyak 3 orang, perempuan,” ucapnya. 

Menurutnya, mereka akan terus menabuh bedug sejak malam hingga fajar datang. 

“Biasanya sampai subuh aja, karena kan nanti dilanjuti untuk salat Idul Fitri,” ujar Abah Ecan.

Dia menuturkan dengan terus melakukan hal seperti ini sekaligus mempromosikan kesenian daerah. Diketahui, Rampak Bedug merupakan kesenian asal Pandelang yang biasanya dilakukan dalam acara penyambutan atau acara Islami.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
16 hari lalu

Kasus Pembubaran Ibadah Gereja GKPI di Tangerang Berakhir Damai, Polisi: Situasi Aman dan Kondusif

17 hari lalu

Geruduk Ibadah Gereja di Tangerang, Pria Bersajam Minta Maaf dan Ngaku Menyesal

2 bulan lalu

Gedung di PIK 2 Kebakaran, 3 WNA China Dievakuasi usai Terjebak Asap

3 bulan lalu

Rampok dan Bunuh Ojol di Tangerang, Pelaku Ngaku Stres Dipaksa Orang Tua Segera Nikah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal