Unair Klaim Temukan Obat Covid-19, Ini Temuan BPOM

Riezky Maulana
Ilustrasi virus corona (Antara)

Hasil temuan inspeksi lain adalah adanya penggunakan obat terhadap Orang Tanpa Gejala (OTG). Padahal, kata dia, merujuk protokol yang berlaku, OTG tidak perlu diberikan obat dan tentunya itu memengaruhi validitas hasil riset tersebut.

"Kemudian ada OTG yang diberikan obat, padahal kan sesuai dengan protokolnya OTG tidak perlu diberikan obat. Kita harus mengarah pada penyakit ringan, sedang, dan berat. Representasi masing-masing harus ada," katanya.

Temuan lain dari inspeksi obat uji klinis itu, kata Penny adalah soal hasil. Menurutnya, hasil dari obat tersebut belum menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan.

"Riset itu harus bisa menunjukkan bahwa suatu yang inrervensi memberikan hasil yang cukup signifikan. Berbeda dibandingkan terapi yang standar-standar saja. Dalam hal ini pemberian Azithromycin, itu tidak signifikan. Jadi itu perlu kita tindaklanjuti lagi," ucapnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Health
21 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
21 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
21 hari lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Health
21 hari lalu

Apakah Covid-19 Varian Cicada Mematikan? Cek Faktanya di Sini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal