Viral Dugaan Pemilihan Ketua OSIS Berbau SARA, Ini Tanggapan Kepsek SMA 6 Depok

R Ratna Purnama
Ilustrasi Kotak Suara (Foto: Antara)

DEPOK, iNews.id - Viral soal pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di SMAN 6 Depok yang diduga berbau Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA). Akibatnya dilakukan pemilihan ulang di sekolah tersebut.

ECP, siswa yang semula terpilih pun harus menelan kenyataan ketika dilakukan pemilihan ulang. Kabar ini ramai di sosial media twitter. Akun @Donny5cm memposting tangkapan layar berisi percakapan dan penjelasan dari persoalan tersebut.

Akun tersebut menjelaskan soal kinerja ECP yang bagus dan mendapat dukungan dari banyak orang. Namun ada sejumlah oknum yang tidak menerima hasil pemilihan tersebut hanya karena ECP berstatus non-muslim.

Sementara itu, melansir dari akun sosial media instagram ECP. Dalam postingan terbarunya ia mengatakan dengan lapang dada dan ikhlas hati mundur dari Pemilihan Calon Ketua OSIS SMA Negeri 6 Depok Periode 2020-2021.

“Selamat Malam Semuanya, Sebelumnya Terimakasih Kepada Teman”, Kakak Kelas”, Alumni, Bapak Ibu Guru atas semua dukungan doa,support bahkan membantu secara langsung baik dengan cara mempromosikan, mengorbankan waktu dan sumbangsih pemikirannya. Evan minta maaf kalau evan harus mengambil keputusan dengan berlapang dada dan ikhlas bahwa Evan harus mundur dari Pemilihan Calon Ketua OSIS SMA Negeri 6 Depok Periode 2020-2021, karena terdapat prinsip-prinsip yang tidak sesuai untuk melakukan pemilihan ulang. Evan juga minta maaf karena tidak bisa mewujudkan Harapan dari teman” yang sudah mendukung, biarlah ini menjadi pelajaran agar lebih baik kedepannya dan bagi Teman” yang masih bertahan Selamat Berjuang. Akhir kata dari saya. Salam Keadilan, Salam Persatuan, dan Salam Perjuangan. Hidup Pendidikan Indonesia! Terimakasih,” tulis ECP dalam postingannya.

Kepala Sekolah SMAN 6 Depok, Abdul Fatah, mengaku sudah menerima dan menyebut kabar tersebut adalah isu. Menurut dia, kronologis bermula ketika pemilihan Calon Ketua Osis di SMAN 6 Depok menggunakan sistem daring (online) imbas dari pandemi Covid-19.

Saat itu memang tidak dilakukan ujicoba sehingga terjadi masalah dan akhirnya direncanakan pemilihan ulang.

“Itu isu sebenarnya, yang saya tahu itu pada saat pemilihan pertama itu kan menggunakan sistem online. Nah onlinenya itu kan gak diuji coba dulu, sehingga langsung dipakai. Ternyata pada saat pelaksanaan trouble,” kata Abdul Fatah.

Namun dirinya tidak menjelaskan secara rinci terkait permasalahan pada sistem pemilihan daring yang dimaksud. “Iya pada saat pemilihan itu ada masalah. Itu nanti tanya panitia ya, kalau saya tahunya gitu,” katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Megapolitan
4 jam lalu

Viral Mobil Panther Jalan Sendiri di Tol Japek, Polisi Ungkap Faktanya

Seleb
4 jam lalu

Selamat! El Rumi Resmi Lamar Syifa Hadju Hari Ini

Nasional
6 jam lalu

Viral Peserta Magang Dimintai Uang oleh Perusahaan, Ini Kata Menaker

Seleb
8 jam lalu

Insanul Fahmi Damai dengan Inara Rusli, Segera Menikah Sah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal