3 Sesar Aktif di Jawa yang Bisa Picu Gempa Mematikan

Ajeng Wirachmi
Ilustrasi Sesar Aktif di Jawa (Freepik)

Sesar ini berlokasi di Kabupaten Purwakarta hingga Kabupaten Majalengka, tepatnya perbukitan Baribis. Sebuah penelitian yang dimuat dalam Bulletin of Scientific Contribution Geology (2020) bertajuk ‘Analisis Kerentanan Gempa pada Jalur Sesar Baribis Menggunakan Metode Microearthquake’, menyebut sesar ini adalah sebuah sesar muda dengan pola Jawa yang terbentuk selama periode tektonik Pliosen-Plistosen dan dipercaya masih aktif sampai hari ini.

Sementara itu, geometri sesar Baribis masuk dalam jenis Imbricated Trailing Fault. Dari data yang berhasil diolah tim peneliti, diketahui bahwa periode ulang gempa bumi dampak pergeseran sesar Baribis adalah 1,57 tahun dengan kekuatan 4,0-4,4 magnitudo. Kemudian, gempa bumi berkekuatan M 5,0-5,4 berulang selama 31,48 tahun.

  • 3. Sesar Opak

Nama sesar Opak juga sering terdengar sebagai penyebab gempa di wilayah Indonesia, terutama Yogyakarta. Sesar ini berada di tengah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan merupakan penyebab gempa di provinsi tersebut.

Salah satunya adalah gempa berkekuatan 5,9 SR yang terjadi pada 27 Mei 2006. Gempa ini meluluhlantakkan sebagian besar bangunan di Yogya serta menewaskan sekitar 6.000 orang. Sebuah artikel bertajuk ‘Interpretasi Pergerakan Sesar Opak Pasca Gempa Yogyakarta 2006 Melalui Pendekatan Studi Geomorfologi Tektonik pada Daerah Wonolelo dan Sekitarnya, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakararta’, yang dimuat dalam Proceeding Seminar Nasional Kebumian ke-8 tahun 2015, menyebutkan bahwa sesar Opak diperkirakan sebagai sesar turun dari reaktivasi sesar geser mengiri yang sebelumnya sudah ada.

Sesar ini juga merupakan patahan utama yang membatasi lajur Baturagung dengan daratan rendah di Yogyakarta. Nah, semoga informasi sesar aktif di Jawa bisa menambah kewaspadaan kita akan bencana alam

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
21 jam lalu

Update Korban Gempa M7,7 NTT: 91 Orang Tewas dan 161.084 Warga Mengungsi

22 jam lalu

Istana Ungkap Rencana Prabowo Terbang ke NTT usai Gempa M7,7, Kapan?

2 hari lalu

BNPB Bantah Distribusi Bantuan Gempa NTT Tak Sesuai Berita Acara: Tidak Benar!

2 hari lalu

Update Korban Gempa M7,7 NTT: 87 Orang Meninggal, 1.298 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal