33.000 Jiwa Mengungsi akibat Hoaks Tsunami usai Gempa Bawean Gresik

Binti Mufarida
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam Disaster Briefing. Sebanyak 33.000 jiwa mengungsi akibat hoaks tsunami. (Foto ist).

“Tetapi ketika kita Kepala BNPB kemarin berdialog dengan para pengungsi sebenarnya lebih banyak mereka menyampaikan rumah saya itu enggak apa-apa, rumah saya itu masih bisa ditempati tapi kami trauma karena gempa susulannya masih sangat signifikan,” ujar Aam.

“Jadi kita lihat dalam apa dalam 3 hari itu sampai 267 kali gempa susulan, memang tidak semua dirasakan. Tetapi kalau misalkan dalam 2 jam terus goyang lagi, 3 jam goyang lagi ini membuat masyarakat tidak merasa aman untuk kembali ke rumah,” imbuh dia.

Selain trauma akibat rentetan gempa, kata dia juga tersebar kabar hoaks tsunami akan terjadi. Sehingga, masyarakat lebih memilih mengungsi. 

“Nah, faktor trauma ini yang kemudian juga ditambah lagi ada isu tsunami, ada isu hoaks tsunami akan terjadi," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Gunung Dukono Berstatus Waspada, Warga Kota Tobelo Diminta Siaga Hujan Abu Vulkanik

Nasional
5 hari lalu

BMKG Catat 544 Gempa Susulan Guncang Bitung Sulut usai M7,6: Tren Mulai Menurun

Nasional
7 hari lalu

Siswa SMP di Gresik Diduga Kena Peluru Nyasar Latihan TNI AL, Keluarga Ngaku Dapat Intimidasi

Nasional
7 hari lalu

BNPB Ungkap Potensi Gempa Bumi-Tsunami di Sulut dan Malut Cukup Tinggi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal