4 Aspek Ini Mesti Dilihat dalam Kasus Irman Gusman

Felldy Aslya Utama
Diskusi Polemik MNC Trijaya Network bertajuk 'Hukum dan penegakkan keadilan' di Jakarta, Sabtu (8/12/2018) terkait kasus mantan Ketua DPD Irman Gusman. (Foto: iNews.id/ Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Guru Besar Hukum dan Masyarakat Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip), Profesor Suteki menilai kasus suap pengaturan kuota gula impor dari Perum Bulog untuk disalurkan ke Sumatra Barat yang menjerat mantan Ketua DPD Irman Gusman terlalu berlebihan.

Ada empat aspek yang disarankan Suteki kala melihat kasus mantan Ketua DPD Irman Gusman. Empat aspek itu adalah sosiologis, moral, etik dan religinya.

Dia menjelaskan, sebenarnya antara gratifikasi dengan suap itu memiliki perbedaan walaupun sangat-sangat tipis. Gratifikasi lumrah terjadi dan masih dapat dilaporkan dalam waktu 30 hari sejak seorang pejabat mendapatkan pemberian.

Sedangkan gratifikasi akan menjadi suap, jika yang seorang pejabat tidak melaporkan pemberian seseorang dan menggunakan pengaruhnya untuk kepentingan tersebut.

"Yang dipersoalkan ketika gratifikasi Itu sudah terindikasi dengan suap dan ini yang dilarang secara hukum formal. Tetapi kalau saya melihat inti persoalan gratifikasi itu masih ada jeda waktu kira-kira 30 hari," kata Suteki, dalam diskusi Polemik MNC Trijaya Network bertajuk 'Hukum dan Penegakkan Keadilan' di Jakarta, Sabtu (8/12/2018).

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

KPK: Gaji Hakim Naik Bisa Tekan Korupsi, tapi Tergantung Orangnya

Nasional
16 jam lalu

WN Singapura Langgar Izin Tinggal hanya Disanksi Administrasi, KPK Siap Turun Tangan

Nasional
9 jam lalu

Eks Wamenaker Noel kembali Nyinyir, Sebut KPK Komisi Penitipan Kasus

Nasional
20 jam lalu

Noel Ebenezer Pelesetkan Lagu Iwan Fals Sindir KPK: Giliran Kelas Kakap Nggak Pernah Kau Tangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal