5 Fakta Erupsi Gunung Anak Krakatau: Kolom Abu 500 Meter hingga Dikaitkan Suara Dentuman di Jakarta

Rizki Maulana
Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda meletus pada Jumat (10/4/2020) pukul 22.35 WIB.

JAKARTA, iNews.id - Gunung Anak Krakatau meletus Jumat (10/4/2020) pukul 22.35 WIB. Informasi yang disiarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) ketinggian letusan kolom abu mencapai 500 meter di atas puncak permukaan laut.

Usai erupsi Gunung Anak Krakatau, warga di DKI Jakarta, Depok, Bogor, hingga Bekasi mendengar suara dentuman. Selain itu, usai dentuman juga menggetarkan pintu rumah dan jendela warga.

Berikut lima fakta mengenai erupsi Gunung Anak Krakatau:

1. Erupsi dari Jumat Malam hingga Sabtu Pagi

Baca Juga

Gunung Anak Krakatau meletus dengan ketinggian kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak, Jumat (10/4/2020) pukul 22.35 WIB. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi ± 38 menit 4 detik.

Pantauan PVMBG, letusan Gunung Anak Krakatau terus berlangsung sepanjang dini hari hingga Sabtu (11/4/2020) pukul 05.44 WIB.

Kondisi terkini di Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, warga yang sempat mengungsi sudah berangsur pulang. Sampai pukul.04.00 WIB, tidak terpantau ada bau belerang maupun debu vulkanik.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
6 hari lalu

Pakar: Erupsi Gunung Anak Krakatau Tak Otomatis Picu Tsunami

7 hari lalu

Gunung Anak Krakatau 2 Kali Erupsi Sore Ini, Warga Dilarang Dekati Zona Bahaya

23 hari lalu

Breaking News: Jasad Pria di Pulau Enggano Dipastikan Surakhman, Kru Kapal Rombongan Jurnalis Hilang

25 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Turun Status Jadi Waspada, Warga Tetap Diminta Tak Mendekat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal