54 Juta Warga Belum Terlindungi BPJS Kesehatan, Ini Penyebabnya

Yuwantoro Winduajie
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito mengungkapkan penyebab 54 juta warga belum terlindungi BPJS Kesehatan. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Sekitar 54 juta penduduk Indonesia belum aktif dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal ini dikarenakan dua penyebab, yakni ketidakmampuan membayar iuran dan ketidaksadaran untuk membayar.

"Di antara yang tidak aktif itu adalah karena willingness to pay-nya problem asuransi sosial di dunia adalah membayar ketika mau sakit," kata Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito di Puskesmas Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).

"Kemudian yang kedua adalah inability to pay. Jadi yang inability to pay ini miskin," sambung dia.

Menurut Prihati saat ini kepesertaan BPJS Kesehatan sudah mencapai 285 juta jiwa atau 98,6 persen dari total penduduk. Artinya, tingkat kepesertaan aktif saat ini baru mencapai 80,6 persen.

"Pesertanya 285 juta jiwa, 98,6%. Tetapi keaktifan hanya 80,6% Pak. Jadi masih ada 54 juta jiwa yang butuh perlindungan jaminan kesehatan karena tidak aktif,"

Sementara itu, Prihati menilai integrasi data kependudukan juga penting untuk meningkatkan akurasi data peserta BPJS Kesehatan. Selama ini masih ditemukan persoalan data ganda serta keterlambatan pembaruan data peserta yang meninggal dunia.

"Sekali lagi ini membuat kami tidak perlu ketika setahun sekali kadang-kadang BPK memeriksa itu ada data yang ganda yang kita harus mengembalikan iuran yang sudah terlanjur dibayar ke BPJS ini karena persoalan-persoalan data yang ganda, termasuk bayi namanya ganda dan mereka-mereka yang meninggal harus selalu dilaporkan perubahannya," ujar dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 jam lalu

Dirut BPJS Kesehatan: 54 Juta Warga Belum Terlindungi Jaminan Kesehatan

4 hari lalu

Dinkes DKI: 5 Nakes Komentar Jahat ke Pasien BPJS Bukan ASN Pemprov Jakarta

4 hari lalu

Daftar 10 RS Tempat Dokter dan Nakes yang Komentar Sadis ke Pasien BPJS Berhasil Teridentifikasi!

5 hari lalu

Pramono Minta Dinkes DKI Awasi Nakes, Tindak Tegas jika Hina Pasien BPJS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal