9 Perbedaan Negara Demokrasi dan Otoriter, dari Periode Kekuasaan hingga Sistemnya

Chalimatu Sadiyah Aljauza
perbedaan negara demokrasi dan otoriter (Freepik)
  • d.Kebebasan Pers

Di negara demokrasi, pers bebas memberitakan apa saja yang berkaitan dengan pemerintahan, selama itu masih benar adanya dan dapat dipertanggungjawabkan. Sementara negara otoriter, pers berjalan secara tertutup sehingga segala sesuatu tentang pemerintahan hanya dapat diberitakan sesuai keinginan pemerintah atau penguasa tersebut

  • e.Pembagian Kekuasaan

Negara demokrasi memiliki pembagian kekuasaan yang sesuai dengan trias politika, yang dibagi menjadi tiga lembaga, yaitu eksekutif, legislatif dan yudikatif. Tidak ada kekuasaan mutlak.

  • f.Fungsi Hukum

Hukum dalam negara demokrasi bertujuan untuk melindungi rakyat sehingga hukum di sana bersifat netral untuk yang melakukan kesalahan akan mendapatkan hukuman yang berlaku. Sedangkan di negara otoriter, hukum digunakan sebagai legitimasi program pengusaha, sehingga bersifat sewenang-wenang demi kepentingan penguasa

  • g.Cara Penyelesaian Masalah

Dalam negara demokrasi, penyelesaian masalah akan dilakukan dengan mengadakan perundingan atau diskusi yang akan menghasilkan sebuah keputusan yang disepakati bersama. Perbedaan negara demokrasi dan otoriter adalah di negara otoriter penyelesaian masalah akan diputuskan secara sepihak oleh penguasa

  • h.Sistem Politik

Dalam negara demokrasi, keputusan rakyat sangatlah penting. Karena hal itulah dibentuk dewan parlemen yang mewakili rakyat dalam menyampaikan aspirasinya. Sedangkan, dalam negara otoriter, semua hanya berlandaskan pada penguasa tanpa memperhatikan rakyatnya.

  • i.Kebebasan Berpendapat

Di dalam negara demokrasi kebebasan berpendapat berlaku untuk siapa saja, semua masyarakat bebas mengungkapkan pendapatnya. Sedangkan,  di negara otoriter kebebasan berpendapat tidaklah berlaku, segala kritik dari masyarakat atau jika masyarakat mengkritik penguasa, maka masyarakat akan ditumpas.

Nah, itu dia beberapa perbedaan negara demokrasi dan otoriter. Semoga menambah pemahaman kalian.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar Orang, Transisi Pemerintahan Tetap Damai

57 tahun lalu

Ajak Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Cerminkan Semangat Demokrasi

57 tahun lalu

Qodari soal Diskusi di UGM Kisruh: Demokrasi Bisa Terjadi Kalau Ada Dialog

57 tahun lalu

Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Diskusi di UGM, Tegaskan Siap Dialog dengan Siapa pun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal