90 Persen Beras Fortifikasi Dijual Tak Sesuai Syarat, Kerugian Konsumen Ditaksir Rp89 Triliun

Rohman Wibowo
Kementan mengungkap dugaan beras biasa dilabeli fortifikasi dan dijual hingga Rp57.000 per kg, dengan kerugian konsumen ditaksir Rp89 triliun. (Foto: Dok. Kementan)

Dia menambahkan, peredaran beras premium dan fortifikasi berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai 39 persen dari total stok nasional. Amran menyebut sebagian beras premium kini beralih ke kemasan fortifikasi.

Kasus dugaan pelanggaran tersebut kini tengah ditangani penyidik Bareskrim Polri. Amran menyebut penetapan tersangka ditargetkan dilakukan dalam waktu satu hingga dua bulan mendatang.

Selain persoalan fortifikasi, Amran menyoroti kondisi tata niaga beras secara lebih luas. Menurutnya, beras merupakan komoditas strategis sehingga setiap persoalan dalam rantai pasoknya dapat berdampak terhadap stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah, kata dia, telah mengalokasikan subsidi sekitar Rp144 triliun untuk sektor hulu, termasuk benih, pupuk, traktor, dan irigasi. Kebijakan tersebut ditujukan untuk mendukung produksi padi yang nilainya disebut mencapai Rp533 triliun.

Pemerintah juga menggunakan instrumen Harga Eceran Tertinggi (HET), bantuan pangan beras seharga Rp13.000 per kilogram, serta patokan harga gabah untuk melindungi konsumen dan petani.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Amran Bongkar 25 Beras Fortifikasi Oplosan, DIjual hingga Rp57.000 per Kg!

2 bulan lalu

90 Persen Sampel Beras Fortifikasi Terindikasi Melanggar, Kepala Bapanas: Sangat Merugikan Rakyat

3 bulan lalu

Amran Janji Awasi Ketat Program Beras Fortifikasi: Saya Mau Gebuk 2-3 Minggu ke Depan

3 bulan lalu

Mentan Amran Tegaskan Sikat Habis Mafia Beras Fortifikasi, Targetkan Rampung 2 Pekan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal