90 Persen Beras Fortifikasi Dijual Tak Sesuai Syarat, Kerugian Konsumen Ditaksir Rp89 Triliun

Rohman Wibowo
Kementan mengungkap dugaan beras biasa dilabeli fortifikasi dan dijual hingga Rp57.000 per kg, dengan kerugian konsumen ditaksir Rp89 triliun. (Foto: Dok. Kementan)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pertanian (Kementan) mengungkap dugaan praktik manipulasi beras fortifikasi yang tidak memenuhi standar mutu pangan. Beras biasa disebut dilabeli sebagai beras fortifikasi dan dijual dengan harga jauh lebih tinggi hingga menyebabkan kerugian konsumen yang ditaksir mencapai Rp89 triliun.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, praktik tersebut terungkap setelah Satgas Pangan bersama Kementan melakukan pemeriksaan dan pengujian terhadap sejumlah produk. 

Hasil pengujian di empat laboratorium disebut menunjukkan kandungan mikronutrien pada beras tidak sesuai dengan klaim yang tercantum dalam kemasan.

"Modusnya produsen beralih melabeli beras biasa menjadi fortifikasi padahal setelah dicek di empat laboratorium kredibel hasilnya tidak sesuai label, di mana beras yang seharusnya berharga Rp13.500 dijual hingga Rp57.000 per kilogram sehingga kerugian konsumen ditaksir mencapai Rp89 triliun," ucap Amran dalam konferensi pers di kantor Kementan, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Amran menambahkan, sekitar 90 persen produk beras yang beredar dengan klaim mengandung vitamin berstatus Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Kementan juga mengumumkan 25 merek beras bermasalah yang ditampilkan dalam bentuk inisial, yakni WFO, WFR, TKS, IMF, NUR, TKL, HOK, BRV, IMR, IHJ, IAK, PBK, GNB, DTR, TKR, WJK, PLK, MKY, IMC, PTK, ARP, ARN, SKM, GNM, dan TAR.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Amran Bongkar 25 Beras Fortifikasi Oplosan, DIjual hingga Rp57.000 per Kg!

2 bulan lalu

90 Persen Sampel Beras Fortifikasi Terindikasi Melanggar, Kepala Bapanas: Sangat Merugikan Rakyat

3 bulan lalu

Amran Janji Awasi Ketat Program Beras Fortifikasi: Saya Mau Gebuk 2-3 Minggu ke Depan

3 bulan lalu

Mentan Amran Tegaskan Sikat Habis Mafia Beras Fortifikasi, Targetkan Rampung 2 Pekan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal