Ahmad Khozinudin Nilai Materi Mens Rea Pandji Harus Dilihat secara Utuh, Bukan Sepenggal

Aditya Pratama
Tim Advokasi Anti-Kriminalisasi, Ahmad Khozinudin dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Mens Rea Pandji, Lawakan atau Penghinaan' yang disiarkan di iNews, Selasa (27/1/2026). (Foto: Tangkapan Layar)

Sementara, jika dikaitkan dengan materi Pandji yang menyinggung Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) merupakan kritik terhadap organisasi Islam yang mengambil konsesi tambang, sementara organisasi agama lain tidak menerima.

"Kalau kita kaitkan dengan faktor Muhammadiyah dan NU itu kan panjangnya sampai ke kritik organisasi Islam yang ternyata mengambil konsesi tambang meskipun itu ditawarkan ke semua ormas hanya ormas Islam yang mengambil. Yang kita tahu, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama mengambil konsesi tambang itu," tuturnya.

Selain itu, Ahmad juga menilai redaksi materi yang disampaikan Pandji dalam Mens Rea terkait kegalauannya memilih pemimpin. 

"Kita juga membaca keseluruhan redaksi sebenarnya Pandji itu galau, kenapa agama yang begitu bagus, Islam, tidak diposisikan untuk ditegakkan dalam rangka mengontrol kekuasaan. Padahal di dalam Islam ada perintah dakwah, di antaranya amar maruf nahi munkar," ujarnya.

"Dalam konteks amar ma'ruf nahi munkar ada spesifikasinya tertinggi yaitu mengoreksi penguasa, dan saya melihat Pandji mengambil substansi mengoreksi penguasa dengan bahasanya sebagai komika," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Habib Novel Ungkap 5 Pernyataan Pandji di Mens Rea yang Diduga Menistakan Agama

Nasional
8 hari lalu

Polisi Periksa Novel Bamukmin Usut Laporan soal Materi Mens Rea Pandji

Nasional
13 hari lalu

Polisi Jadwalkan Pemanggilan Pandji Pragiwaksono terkait Konten Mens Rea

Nasional
13 hari lalu

Polda Metro: Ada 3 Laporan dan 2 Aduan Masyarakat terkait Materi Mens Rea Pandji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal