Akademisi Sebut Film Dirty Vote Upaya Selamatkan Demokrasi dari Kecurangan

Carlos Roy Fajarta
Akademisi mengatakan film Dirty Vote merupakan upaya untuk menyelamatkan demokrasi dari kecurangan. (Foto: PSHK Indonesia/YouTube)

"Sampai tiga pakar di laporkan ke polisi, bahkan ada banned shadow kata kunci Dirty Vote sehingga sulit ditemukan," ujar Wijayanto.

Belum lagi, lanjutnya, para buzzer hingga influencer yang terlibat dalam cyber troops propaganda pemerintah membuat opini publik di media sosial.

"Kalau kita lihat literatur demokrasi, Indonesia putar balik ke arah otoriter. Untuk itu warga negara punya power dalam pemilu untuk menghukum mereka yang berkuasa namun ingin mematikan demokrasi," tuturnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
3 hari lalu

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Meneguhkan Demokrasi Konstitusional, Mendorong Transformasi Bangsa

4 hari lalu

Doli Kurnia Usul Komisi II DPR Gelar Rapat Khusus dengan KPU, Bahas Pasal Ijazah Gibran 

10 hari lalu

Disindir Munafik, Doli Kurnia Sentil Balik Hasyim Asy'ari: Dia Lupa 2 Kali Dipecat dari Ketua KPU

10 hari lalu

Lagi! Komisioner KPU Dilaporkan ke DKPP gegara Loloskan Gibran Jadi Cawapres 2024

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal