Aksi Intoleransi Pembubaran Ibadah di Rumah Doa Padang, 9 Orang Ditangkap!

Rus Akbar
Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin menegaskan jumlah pelaku intoleransi di Padang berpotensi bertambah. (Foto: Polda Sumbar)

Dia menambahkan seluruh proses hukum akan dijalankan secara profesional dan transparan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut menyebabkan kerusakan ringan pada bangunan rumah doa.

“Sementara ini belum ada korban. Hanya kerusakan ringan, berupa pecah kaca,” ucapnya.

Dari informasi yang dihimpun, saat pembubaran terjadi saat jemaat GKSI tengah melangsungkan ibadah dan kegiatan pendidikan agama. Sekelompok warga kemudian mendatangi rumah doa dan meminta kegiatan tersebut dihentikan secara paksa.

Pemimpin jemaat GKSI Anugerah Padang Pendeta Dachi menyayangkan insiden tersebut dan mengajak semua pihak menyelesaikan masalah melalui dialog.

“Kami memahami adanya kekhawatiran dari warga. Tapi ini adalah tempat doa yang digunakan secara internal oleh jemaat. Kami berharap semua pihak dapat menempuh jalan dialog dan duduk bersama untuk mencari solusi,” ujarnya.

Dia juga mengapresiasi tindakan cepat aparat dalam menjaga situasi agar tidak semakin memanas.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Intoleransi Pembubaran Ibadah Rumah Doa di Padang, Ini Respons PKUB Kemenag

57 tahun lalu

Heboh Rumah Doa Umat Kristen di Padang Diserang, CFRIST: Darurat Intoleransi

57 tahun lalu

Viral Aksi Intoleransi di Padang, Rumah Doa Umat Kristen Diserang hingga 2 Anak Terluka

57 tahun lalu

Bupati Kubu Raya Murka soal Penolakan Gereja: Tak Ada Tempat Bagi Intoleransi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal