Amien Rais: Istilah New Normal Salah Arah, Sesungguhnya Ada Pengelabuan

Riezky Maulana
Politikus senior Amien Rais. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

Lantas, Amien pun mengingatkan pemerintah, agar jangan sampai penerapan new normal memiliki dampak buruk pada kehidupan masyarakat, terkhusus dalam bidang ekonomi.

"Kalau pengangguran meluas itu new normal, kerusuhan desa dan kota new normal, nambah utang juga new normal dan lantas semakin hancur negara kita itu new normal. Nah, itu yang saya kira kebablasan," imbuhnya.

Meski begitu, Amien mengaku paham yang dimaksudkan pemerintah dalam menerapkan new normal ketika kondisi pandemi seperti saat ini. Itu artinya pemerintah bertujuan mengubah sedikit mekanisme kerja beberapa hal di saat masa darurat kesehatan seperti sekarang ini.

"Kalau di negara kita sendiri, saya paham. Khususnya para petinggi ingin new normal, ketika virus mereda yaitu pengawai negeri tetap pakai makser, jaga jarak, ada waktunya di rumah dan ada waktunya di kantor," katanya.

Tak lupa Amien mengajak masyarakat Indonesia untuk menjadi bangsa yang cerdas. Dia juga mengajak pemimpin di Indonesia untuk meningkatkan kecerdasan di tengah masa-masa sulit seperti ini.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
20 hari lalu

Siap-Siap! Pemerintah Siapkan 5.750 Beasiswa LPDP untuk 2026

Nasional
20 hari lalu

Indonesia Kekurangan 100.000 Dokter, Ini Langkah Pemerintah

Nasional
29 hari lalu

Prabowo Tegaskan Terbuka Dikritik: Justru Saya Terbantu

Nasional
1 bulan lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal