Anak-Anak Rentan Kena DBD, Kemenkes Minta Sekolah Jadi Garda Terdepan!

Ilustrasi nyamuk pembawa virus demam berdarah. (Foto: Pexels)

Sementara itu, pada 2025 Indonesia mencatat sekitar 161 ribu kasus dengue dengan lebih dari 600 kematian. Hingga pertengahan 2026, jumlah kasus tercatat mencapai sekitar 50 ribu dengan lebih dari 100 kematian.

Meski kelompok usia 15-44 tahun masih mendominasi jumlah kasus dengue, tingginya angka kematian pada anak usia sekolah menjadi perhatian serius pemerintah.

Karena itu, Agus menilai upaya pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan fasilitas pelayanan kesehatan ketika seseorang sudah terinfeksi. Edukasi dan perubahan perilaku harus dilakukan sejak dini melalui lingkungan yang paling dekat dengan anak, yakni sekolah dan keluarga.

Lebih lanjut, Agus menegaskan keberhasilan menekan angka kasus maupun kematian akibat dengue membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, akademisi, organisasi profesi, hingga masyarakat.

"Keberhasilan penanggulangan dengue tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan saja. Dibutuhkan keterlibatan aktif pemerintah daerah, dunia pendidikan, sektor komunikasi publik, organisasi profesi, akademisi, masyarakat sipil, dan seluruh mitra pembangunan," ujarnya. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
9 tahun lalu

Waspadai 5 Penyakit yang Mengintai di Akhir Tahun

9 tahun lalu

Rawan DBD, Partai Perindo Foging Daerah Rob dan Padat Penduduk di Pekalongan

9 tahun lalu

Warga Kena DBD, DPD Perindo Adakan Fogging Massal di Pemalang

9 tahun lalu

Demam Berdarah Diduga Mewabah di Kotabaru, 1 Meninggal dan 10 Dirawat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal