Anak-Anak Rentan Kena DBD, Kemenkes Minta Sekolah Jadi Garda Terdepan!

Ilustrasi nyamuk pembawa virus demam berdarah. (Foto: Pexels)

"Pendekatan kolaboratif berbasis bukti harus menjadi landasan dalam setiap implementasi program menuju target Indonesia Zero Kematian Akibat Dengue pada tahun 2030," tambahnya.

Menurutnya, sekolah bukan hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang untuk membentuk kebiasaan hidup sehat yang dapat dibawa anak hingga ke lingkungan keluarga.

Ketika siswa terbiasa menjalankan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M+ di sekolah, kebiasaan tersebut diharapkan ikut diterapkan di rumah. Dengan begitu, upaya pencegahan DBD tidak berhenti di lingkungan pendidikan, tetapi meluas ke masyarakat.

Selain sekolah, Kemenkes juga mengingatkan pentingnya keterlibatan orang tua dalam melindungi anak dari DBD. 

Orang tua diharapkan membiasakan anak menjaga kebersihan lingkungan, menghilangkan genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta memastikan anak terlindungi dari gigitan nyamuk saat beraktivitas.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
9 tahun lalu

Waspadai 5 Penyakit yang Mengintai di Akhir Tahun

9 tahun lalu

Rawan DBD, Partai Perindo Foging Daerah Rob dan Padat Penduduk di Pekalongan

9 tahun lalu

Warga Kena DBD, DPD Perindo Adakan Fogging Massal di Pemalang

9 tahun lalu

Demam Berdarah Diduga Mewabah di Kotabaru, 1 Meninggal dan 10 Dirawat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal