Anggaran Dipangkas 8,4 Persen, KPK Minta Tambahan Rp774,31 Miliar untuk 2027

Achmad Al Fiqri
KPK meminta tambahan anggaran Rp774,31 miliar untuk 2027 setelah pagunya turun 8,4 persen atau Rp134 miliar dibandingkan DIPA 2026. (Foto: Achmad Al Fiqri)

Hambatan akibat keterbatasan anggaran, kata Setyo, antara lain membuat kegiatan pencegahan dan monitoring antikorupsi kurang optimal. Selain itu, koordinasi dan supervisi penanganan perkara hingga fungsi Dewan Pengawas KPK juga terdampak.

“Penurunan anggaran bukan sekadar persoalan administratif, tetapi berisiko langsung terhadap daya jangkau pemberantasan korupsi,” tuturnya.

Setyo menilai, keterbatasan anggaran dapat mempersempit ruang KPK dalam mencegah korupsi, mengawasi perbaikan tata kelola, serta melibatkan masyarakat.

“Artinya ruang untuk mencegah korupsi, mengawasi perbaikan tata kelola, dan melibatkan masyarakat justru semakin terbatas. Padahal, keberhasilan KPK tidak hanya diukur dari berapa banyak perkara yang ditangani, tetapi juga dari berapa besar potensi kerugian negara yang dapat dicegah,” ucapnya.

Dari total tambahan anggaran Rp774,31 miliar yang diajukan, sebesar Rp155,68 miliar dialokasikan untuk Program Dukungan Manajemen. Sementara Rp618,61 miliar diajukan untuk Program Pencegahan dan Penindakan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 hari lalu

KPK Ungkap Barang Bukti OTT di BNPB: Uang Rp3,3 Miliar, Aset Kripto hingga Logam Mulia

3 hari lalu

KPK Ungkap Adik Kepala BNPB Suharyanto Jadi Salah Satu Tersangka usai OTT

3 hari lalu

Breaking News: KPK Tahan 5 Tersangka terkait OTT di BNPB

3 hari lalu

KPK Sudah Tetapkan Sejumlah Tersangka usai OTT BNPB, Siapa saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal