Anies Baswedan Tegaskan Anggaran Bantuan Warga Prasejahtera Jakarta Tidak Berubah

Felldy Aslya Utama
Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta merombak alokasi anggaran tahun ini untuk mempercepat penanganan covid-19. Sejumlah pos anggaran harus dipangkas untuk mengantisipasi dampak penanganan covid-19.

Salah satu pos yang dirombak yaitu pemangkasan 25 persen anggaran belanja pegawai untuk tunjangan kinerja daerah (TKD) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jakarta. Namun Anies memastikan anggaran bantuan untuk warga prasejahtera di Jakarta tidak berubah.

"Program terkait bantuan rakyat prasejahtera dipertahankan. Anggaran Rp4,8 triliun untuk rakyat prasejahtera tidak diubah," kata Anies melalui video konferensi pers kemarin Jumat (29/5/2020).

Sementara itu anggaran penanganan bencana di Jakarta ditingkatkan dari Rp188 miliar menjadi Rp5 triliun. Upaya-upaya tersebut merupakan bagian dari penanganan dampak kesehatan, sosial, dan ekonomi.

Selain itu Pemprov Jakarta mempertahankan kontrak semua tenaga kerja, termasuk 120.000 tenaga penyedia jasa lainnya orang perorangan (PJLP). Anies menyebut kebijakan itu merupakan komitmen Pemprov Jakarta tetap menyediakan lapangan pekerjaan di masa sulit ini.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pemerintah Putuskan Seluruh Bansos Dibagikan Lewat Kopdes Merah Putih

9 hari lalu

Penerima PKH dan BPNT Bakal Didorong Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

10 hari lalu

Pemerintah Berencana Salurkan Bansos BPNT dan PKH lewat Kopdes Merah Putih

2 bulan lalu

Luhut Ungkap Bansos Nanti Tak Lagi Barang: Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal