“Mahasiswa perlu diberikan ruang untuk terlibat langsung dalam dunia kerja, menyelesaikan masalah nyata, serta membangun jejaring profesional lintas sektor. Program ini bukan sekadar magang biasa, melainkan bagian dari strategi besar Kampus Berdampak yang memadukan pembelajaran berbasis pengalaman, kontribusi sosial, dan koneksi antara kampus dengan dunia kerja,” tambahnya.
Mitra program berasal dari berbagai sektor strategis seperti logistik, teknologi informasi, kecerdasan buatan, edutech, video streaming, robotik, smart city, ritel digital, perbankan, pelestarian budaya, hingga layanan pustaka. Hal ini menunjukkan ekosistem pembelajaran yang semakin terhubung dengan realitas dunia kerja dan kebutuhan zaman.
Pendaftaran mahasiswa calon peserta magang dibuka mulai 16 Juni hingga 11 Juli 2025. Pelaksanaan magang akan berlangsung dari 4 Agustus hingga 22 Desember 2025. Seluruh peserta akan melalui proses seleksi dan pembekalan, didampingi dosen pembimbing lapangan, serta mendapatkan bantuan biaya hidup.
Evaluasi program dilakukan secara berkala melalui laporan kegiatan mahasiswa, mitra, dan perguruan tinggi. Pada akhir program, peserta mengikuti proses mobilisasi kepulangan dan penyusunan laporan akhir.
Program Magang Berdampak merupakan hasil evaluasi menyeluruh dari program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) yang terbukti memberikan dampak positif signifikan.