Apresiasi IJTI 2024 mengambil tema 'Jurnalisme Televisi Menumbuhkan Optimisme, Mewujudkan Indonesia Maju'. Lebih dari 300 karya jurnalistik televisi dari 19 televisi nasional dan lokal.
Karya itu dinilai untuk mendapat Apresiasi IJTI 2024. IJTI memilih karya dengan memasukkan dalam lima kategori, yakni pembangunan infrastuktur, teknologi dan digitalisasi, ekonomi, kesehatan, dan jaminan sosial.
Penilaian karya Jurnalistik Televisi mempertimbangkan orisinialitas, angle, kesesuaian tema, informasi dan sumber, pengemasan dan kode etik jurnalistik serta Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standat Program Siaran (P3SPS).
Apresiasi IJTI 2024 untuk kategori pembangunan infrastruktur diberikan untuk karya jurnalistik berjudul Kebut Proyek MRT Jakarta (RCTI) dan Pembangunan IKN, Apa Saja Fasilitas yang Sudah Tersedia? (Indosiar).
Ketegori teknologi dan digitalisasi diberikan untuk karyawan jurnalistik berjudul Digitalisasi, Asa Baru di Bowombaru (CNN Indonesia) dan Layanan Digital Desa Pasar Jati (Kompas TV). Kategori pembangunan ekonomi diberikan untuk karya jurnalistik Potensi Global Supply Chain Lobster Dunia (CNN Indonesia) dan Hilirisasi Industri Kunci Peningkatan Ekonomi (TV One).
Sementara itu, Apresiasi IJTI untuk kategori kesehatan diberikan untuk karya jurnalistik berjudul Petugas KB Cegah Stunting hingga Pelosok Desa”?(GTV) dan Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju (Metro TV).
Kategori jaminan sosial diberikan untuk karya jurnalistik berjudul Semangat Seger dari Tengger (RTV) dan Kader JKN-KIS Bantu Layanan BPJS dengan Cepat dan Mudah (MNCTV).