Arif Rachman Akui Diperintah Hapus Dokumentasi Hasil Autopsi Brigadir J, Begini Kesaksiannya

Ari Sandita Murti
Terdakwa obstruction of justice kematian Brigadir J, Arif Rachman Arifin mengakui sempat mendokumentasikan hasil autopsi Brigadir J di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Terdakwa obstruction of justice kematian Brigadir J, Arif Rachman Arifin mengakui sempat mendokumentasikan hasil autopsi Brigadir J di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Dia kemudian diperintah oleh Kombes Susanto untuk menghapus dokumentasi itu.

Arif baru tahu jenazah anggota polisi yang diautopsi itu merupakan Brigadir J usai dilakukannya autopsi. Dia mengetahuinya dari mantan Kabag Gakkum Roprovost Divpropam Polri, Kombes Susanto yang berkata hendak mengambil baju dinas almarhum.

Saat melakukan pengamanan autopsi selama 3 jam lebih itu, dia tak tahu lantaran tak diberitahu. Dia sempat bertanya kepada penyidik yang juga di RS Polri dengan jawaban penyidik itu pun masih belum mengetahuinya secara pasti.

"Jadi selama lebih dari 3 jam menunggu, saudara tidak tanya ada peristiwa apa dan bagaimana?," tanya hakim di persidangan, Senin (28/11/2022).

"Sempat bertanya kepada penyidik, tapi penyidik belum tahu kejadiannya seperti apa," ujar Arif.

Setelah autopsi selesai dilakukan, dia melapor pada Kombes Agus Nurpatria kalau proses autopsi hampir selesai. Dia lantas diminta Agus mencarikan peti jenazah.

"Disampaikan nanti tolong dikawal sama Kombes Susanto sampai bandara karena mau diberangkatkan ke Jambi. Kemudian selesai, autopsi masuk ke peti," tutur Arif.

Arif menerangkan, usai jenazah Brigadir J dimasukkan ke dalam peti mati, dia sempat mengambil foto peti tersebut dan laporan sementara dokter forensik terkait autopsi pada penyidik. Dia lantas mengirimkannya pada Agus Nurpatria sebagai laporannya.

"Saya kirim laporan sementara dari dokter forensik. Saya sempat foto dan saya kirim ke Kombes Agus," ucap Arif.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

32.721 Pemudik Mendaftar Mudik Gratis Presisi 2026, Polri Siapkan 663 Bus

Nasional
3 hari lalu

Safari Ramadan, Kapolri Serukan Persatuan Bangsa Dukung Program Presiden

Nasional
3 hari lalu

Canggih! Polri Pakai Drone hingga AI untuk Atasi Macet Mudik Lebaran 2026

Nasional
4 hari lalu

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Polri Dalami Rekaman CCTV

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal