Asap Karhutla Memburuk, Menkes Minta Warga di Rumah Saja!

Niko Prayoga
Menkes mengimbau masyarakat terdampak asap karhutla agar di rumah saja. (Foto: X)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk beradaptasi dengan kondisi kabut asap yang semakin buruk. Salah satunya dengan mengurangi aktivitas di luar rumah guna meminimalkan paparan asap, terutama bagi kelompok rentan.

Menkes Budi mengingatkan kelompok rentan, seperti bayi, balita, orang lanjut usia (lansia), dan ibu hamil, agar sebisa mungkin tetap berada di rumah. Menurutnya, paparan kabut asap dapat berdampak terhadap kesehatan sehingga langkah pencegahan perlu dilakukan sejak dini.

"Kami di Kementerian Kesehatan memang melihat bahwa bencana ini dampaknya cukup besar terutama untuk kaum rentan. Kita melihatnya tuh orang tua, balita, dan juga ibu hamil," kata Menkes Budi kepada wartawan di Kantor Kementerian Dalam Negeri, belum lama ini.

Dia mengatakan, Kemenkes berupaya meminimalkan dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat melalui imbauan dan edukasi. Masyarakat diminta menyesuaikan aktivitas dengan kondisi lingkungan dan menghindari paparan asap jika tidak ada keperluan mendesak.

"Yang saya sampaikan selalu adalah bahwa nomor satu kalau bisa stay di rumah. Kalau sudah kondisinya seperti itu, kita tahu alamnya sudah seperti ini, kita sebagai manusia harus bersegera beradaptasi dan usahakan stay di rumah. Jangan keluar kecuali benar-benar penting," ujarnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
22 jam lalu

Makan Kol Goreng Bisa Picu Kanker? Begini Kata Menkes

4 hari lalu

Suka Ngunyah Es Batu? Menkes Ingatkan Risiko Anemia hingga Gigi Retak

6 hari lalu

Menlu Ungkap Alasan RI Ajukan Menkes Budi Gunadi Jadi Calon Dirjen WHO

6 jam lalu

Karhutla Makin Memprihatinkan, WALHI Desak Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal