Makan Kol Goreng Bisa Picu Kanker? Begini Kata Menkes

Niko Prayoga
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat untuk mengurangi kebiasaan mengonsumsi kol goreng. (Foto: Instagram Menkes)

JAKARTA, iNews.id - Kol goreng menjadi salah satu pelengkap favorit saat menyantap hidangan penyetan. Teksturnya yang renyah dengan cita rasa gurih membuat banyak orang sulit menolak sayuran ini. 

Namun, di balik kelezatannya kol yang digoreng dengan minyak secara berulang berpotensi menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat untuk mengurangi kebiasaan mengonsumsi kol goreng. Melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Budi menjelaskan proses penggorengan, terutama menggunakan minyak jelantah, dapat mengubah kandungan gizi makanan dan meningkatkan risiko kesehatan.

"Makan kol goreng seperti ini setiap hari, gua jamin elo akan bisa kena kanker lebih cepat. Tapi kan makan penyetan enggak pakai kol goreng kurang afdol enggak sih? Pantes aja elo masih muda tapi kolesterol lu udah selangit," kata Budi, dikutip Sabtu (17/10/2026).

Menurut Budi, kol dalam kondisi segar merupakan sayuran yang kaya nutrisi, rendah kalori, dan mudah dijangkau masyarakat. Dalam 100 gram kol segar, kandungan kalorinya hanya sekitar 24 kalori.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
5 hari lalu

Menlu Ungkap Alasan RI Ajukan Menkes Budi Gunadi Jadi Calon Dirjen WHO

10 hari lalu

Menkes Sebut Pasta Gigi 225 Gram Bisa Dipakai 1,5 Tahun, Gimana Caranya?

19 hari lalu

Prabowo Minta Pasien BPJS Dilayani Tanpa Dibeda-bedakan, Waktu Antrean Dipercepat

19 hari lalu

Menkes soal Warga Sulit Cari Obat Influenza: Nggak Bisa Sembarangan Diberikan, Malah Bahaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal