Azis Syamsuddin Dorong Aturan Pensiunan ASN, TNI dan Polri Jeda 5 Tahun Terjun ke Politik

Felldy Aslya Utama
Wakil Ketua DPR Azis syamsuddin saat menerima kunjungan Masyarakat Pemantau Pemilu (Mappilu) PWI di ruang kerjanya, Gedung Nusantara III, Jakarta, Rabu (23/9/2020). (Foto: Istimewa).

Menurutnya, Pilkada Serentak tetap dilaksanakan sesuai jadwal karena wabah Covid-19 belum diketahui kapan berakhir. Sementara, dalam waktu dekat ada 60 persen daerah yang jabatan kepala daerahnya berakhir.

“Belum ada parameternya kapan pandemi ini berakhir, sehingga kalaupun ditunda tidak ada kepastian. Hal ini banyak rentetannya sebab pejabat sementara tidak bisa mengambil keputusan besar dan membuat program untuk memajukan daerah,” katanya.

Dia mengingatkan, dalam pelaksanaan pilkada harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penularan Covid-19.

“Kita minta ke Mendagri pengetatan protokol kesehatan, serta kepada pasangan calon harus menjadi penyemangat mengajak timses maupun pendukungnya menaati protokol kesehatan," ucapnya.

Sementara itu Sekertaris Mappilu PWI Nurcholis menuturkan, wacana yang dilontarkan Aziz terkait perlu jeda 5tahun bagi pensiunan ASN, TNI dan Polri untuk terjun ke politik praktis menjadi wacana yang patut didiskusikan ke ranah publik.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
7 hari lalu

Dasco hingga Kapolri Sambangi BEI saat IHSG Babak Belur, Soroti Masukan MSCI

20 hari lalu

Menag Nasaruddin Umar Ajak ASN Kemenag hingga Tokoh Agama Jadi Agen Perlinsos

28 hari lalu

TASPEN Berpartisipasi dalam Indonesia Pension Fund Summit 2026, Perkuat Ekosistem Dana Pensiun Nasional  

29 hari lalu

Dobrak Stigma Kinerja Birokrasi, Kemenimipas Anugerahkan ASN Inovatif pada Rakor 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal