Bacakan Vonis Romy, Hakim Pengadilan Tipikor Sebut Lukman Hakim Terima Rp70 Juta

Riezky Maulana
Mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin. (Foto: Antara).

Padahal, Haris terganjal syarat masuk menjadi calon Kakanwil Kemenag Jawa Timur karena pada 2016 pernah dijatuhi sanksi disiplin penundaan kenaikan pangkat 1 tahun. Haris disebut meminta bantuan Romy dan Lukman Hakim agar lolos menjadi Kakanwil Kemenag Jawa Timur.

Romy kemudian disebut memerintahkan Lukman Hakim agar Haris tetap lolos seleksi. Selanjutnya, Lukman memerintahkan Ahmadi selaku panitia pelaksana seleksi untuk menambahkan dua peserta, salah satunya Haris.

BACA JUGA:

Romy Divonis 2 Tahun Penjara Kasus Jual Beli Jabatan di Kemenag

Romy Jalani Sidang Vonis, Pengacara Berharap Bebas

Kemudian, Lukman Hakim disebut memerintahkan staf khususnya yang bernama Gugus Joko Waskito untuk menanyakan kepada Romy terkait dengan penentuan Kakanwil Kemenag Jawa Timur.

"Terdakwa menyampaikan kepada Lukman Hakim agar tetap mengangkat Haris Hasanuddin sebagai Kakanwil Kemenag Jawa Timur apa pun risikonya. Arahan itu disetujui Lukman Hakim," katanya.

Menurutnya, Romy dan Lukman mengetahui yang dilakukan melanggar aturan, namun keduanya tetap memaksakan kehendak untuk meloloskan Haris.

"Terdakwa dan Lukman Hakim mengetahui dan menghendaki dilakukan perbuatan dan masing-masing mereka menyadari perbuatan itu dilarang tetapi mereka tetap melakukan perbuatan tersebut, saling membagi peran satu dan lainnya sehingga mewujudkan sempurnanya delik," katanya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Sidang Nadiem Makarim Memanas, Pengacara dan Jaksa Debat soal Kamera di Meja

Nasional
3 hari lalu

Jalani Sidang, Nadiem Makarim Mengaku Masih Alami Reinfeksi

Nasional
9 hari lalu

Nadiem Kecewa Eksepsi Ditolak: Bukan Keputusan yang Saya Harapkan

Nasional
10 hari lalu

Eksepsi Nadiem Makarim Ditolak Hakim, Sidang Lanjut ke Pembuktian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal