Bagir Manan Minta Pasal yang Mengancam Kebebasan Pers Ditiadakan

Rakhmatulloh
Sindonews
Kalangan pers diminta memperhatikan secara serius pasal-pasal yang mengancam kebebasan pers dalam Rancangan KUHP. (Foto: iNews.id/ Dok)

JAKARTA, iNews.id - Polemik mengenai pasal-pasal yang mengancam kebebasan pers dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) terus bergulir. Sejumlah kalangan menilai, jangan sampai RKUHP ini lolos dan baru dihujani kritik setelah disahkan menjadi undang-undang sebagaimana Undang-Undang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (UU MD3).

Mantan Ketua Dewan Pers Bagir Manan mengatakan, berdasarkan pengalaman sejarah pers merupakan pihak yang terkena imbas dari penerapan undang-undang zaman kolonial Belanda. Menurut dia, dulu pers kerap dikenakan delik permusuhan dan kebencian oleh kolonial Belanda karena pemberitaan yang mereka muat.

"Begitu pun di zaman kita sudah merdeka. Pada kekuasaan otoritarian, ke depan yang paling banyak terkena adalah pers kalau pemberitaan yang dianggap tidak menyenangkan kekuasaan itu," ujar Bagir di Gedung Pers, Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Mantan Ketua Mahkamah Agung (MA) ini berharap kalangan pers memperhatikan secara serius mengenai sikap DPR yang mengeluarkan kesepakatan dalam UU MD3 dan Rancangan KUHP yang di dalamnya mengatur ancanam pidana atau berpotensi mengancam kebebasan pers.

Ke depan, dia mengusulkan agar kalangan pers meyakinkan kepada pembuat undang-undang bahwa penerapan 16 pasal dalam RKUHP tidak berguna untuk melindungi kehormatan mereka. Dia juga secara tegas meminta agar pembuat undang-undang menghapus pasal-pasal yang berpotensi mengganggu kebebasan pers.
 
"Kita lebih mendorong agar para pejabat atau lembaga-lembaga negara yang concern terhadap kemungkinan terganggu oleh sikap pers lebih baik mereka membangun diri dalam bentuk menengakkan kehormatannya sendiri," tuturnya.

Editor : Azhar Azis
Artikel Terkait
2 hari lalu

Dewan Pers Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis iNews dan 4 Wartawan yang Hilang di Selat Sunda

1 bulan lalu

Dewan Pers Soroti Ledakan Informasi di Era Digital, Banyak yang Tak Berkualitas

1 bulan lalu

Dewan Pers Terima 800 Aduan Sengketa Pers hingga Juli 2026, 454 Laporan Tuntas

1 bulan lalu

Wartawan Udin Bernas Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Nama Diabadikan di Aula PWI DIY

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal