Bandara Riyadh Saudi Ditutup hingga 17 Oktober, Kemenhub Pantau Dampak ke Penerbangan RI

Binti Mufarida
Kemenhub memantau dampak penutupan Bandara Riyadh, Arab Saudi ke penerbangan. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus memantau dampak perpanjangan penutupan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, terhadap operasional penerbangan internasional, khususnya penerbangan transit yang terhubung dengan Indonesia. Bandara Internasional King Khalid ditutup sementara hingga Sabtu (17/10/2026), menyusul rentetan serangan rudal dan drone yang dilancarkan kelompok Houthi.

“Kami terus memantau perkembangan informasi dari Otoritas Penerbangan Sipil Arab (GACA) dan dampak insiden keamanan terhadap operasional penerbangan internasional, khususnya penerbangan transit yang terhubung dengan Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026).

Lukman mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan informasi operasional maskapai per 13 Oktober 2026, sejumlah penerbangan transit yang terhubung dengan Riyadh mengalami pembatalan, penyesuaian rute, maupun pengaturan ulang perjalanan penumpang.

“Kondisi ini terutama berdampak pada penerbangan yang memiliki koneksi menuju atau dari Riyadh melalui sejumlah hub penerbangan internasional,” ujarnya.

Berdasarkan data pemantauan, sejumlah maskapai internasional melakukan penyesuaian layanan. Qatar Airways membatalkan sejumlah penerbangan rute Doha-Riyadh dan sebaliknya pada 9-17 Oktober 2026. Penumpang terdampak dialihkan melalui sejumlah kota alternatif di Arab Saudi.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
1 jam lalu

Qatar Airways hingga Emirates Batal Terbang ke Riyadh, Bagaimana Garuda dan Lion Air?

14 jam lalu

Serangan Houthi Berlanjut, Otoritas Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh

15 jam lalu

Bandara Riyadh Diserang Houthi, Penerbangan Langsung dari RI ke Jeddah-Madinah Normal

21 jam lalu

Bandara Riyadh Diserang Houthi, Keberangkatan Ratusan Jemaah Umrah Sulsel Tertunda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal