Banjir Bandang NTT, Doni Monardo: Terdampak Paling Parah di Lembata dan Alor

Binti Mufarida
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nasional sekaligus Kepala BNPB Doni Monardo saat pimpin rakor di Sulut. (Foto: BNPB)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo menyebut sejumlah wilayah terdampak paling parah akibat bencana banjir bandang yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu 4 April 2021. Wilayah tersebut di antaranya Pulau Adonara, Lembata, Alor, dan Malaka. 

“Sejauh ini daerah yang mendapatkan dampak paling parah yaitu Pulau Adonara, kemudian Lembata, lantas Alor. Kemudian juga di daratan di wilayah Timur yaitu Malaka dan terutama Malaka ya,” kata Doni dalam keterangannya di Bandara Maumere, NTT, Senin (5/4/2021).

Selain itu, Doni mengatakan bencana di NTT akibat badai siklon tropis. Bahkan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sejak tanggal 2 April telah memperingatkan potensi cuaca ekstrem ini.

“Kemarin tanggal 3 sampai 4 dini hari, kita mendapatkan laporan sejumlah daerah terdampak sangat parah. Akibat badai tersebut, hujan lebat dan juga diikuti dengan cuaca ekstrem termasuk gelombang yang sangat tinggi sekali,” kata Doni.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Soccer
7 hari lalu

Ragnar Oratmangoen Bangun Masjid dan Lapangan Bola di NTT, Target Rp993 Juta untuk Warga Terdampak Seroja

Nasional
11 hari lalu

Pembangunan Jembatan Gantung Gampong Lhok Sanding di Aceh Capai 65 Persen

Nasional
16 hari lalu

Istana Dalami Dugaan Penebangan Hutan Picu Banjir di Guci Tegal

Buletin
1 bulan lalu

Pascabanjir Bandang Lereng Slamet, Pantai Larangan Tegal jadi Lautan Kayu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal