Banjir Bandang NTT, Doni Monardo: Terdampak Paling Parah di Lembata dan Alor

Binti Mufarida
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nasional sekaligus Kepala BNPB Doni Monardo saat pimpin rakor di Sulut. (Foto: BNPB)
 

Sebelumnya diberitakan, bencana banjir bandang tersebut mengakibatkan sebanyak 44 orang meninggal dunia, 26 orang hilang, 9 orang luka-luka, 80 KK terdampak dan 256 jiwa mengungsi di Balai Desa Nelemawangi. Data mengenai para korban dan masyarakat terdampak masih dapat berubah mengikuti perkembangan di lapangan.

Kemudian kerugian materiil yang dilaporkan meliputi 17 unit rumah hanyut, 60 unit rumah terendam lumpur, 5 jembatan putus, puluhan rumah terendam banjir di Kecamatan Adonara Barat dan ruas jalan Waiwadan-Danibao dan Numindanibao terputus di empat titik.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Soccer
7 hari lalu

Ragnar Oratmangoen Bangun Masjid dan Lapangan Bola di NTT, Target Rp993 Juta untuk Warga Terdampak Seroja

Nasional
12 hari lalu

Pembangunan Jembatan Gantung Gampong Lhok Sanding di Aceh Capai 65 Persen

Nasional
17 hari lalu

Istana Dalami Dugaan Penebangan Hutan Picu Banjir di Guci Tegal

Buletin
1 bulan lalu

Pascabanjir Bandang Lereng Slamet, Pantai Larangan Tegal jadi Lautan Kayu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal