JAKARTA, iNews.id - Bareskrim mengungkap ada indikasi fraud dalam kasus gagal bayar Dana Syariah Indonesia (DSI). Sebab, ada beberapa modus yang dilakukan DSI kepada para pemberi pinjaman (lender).
"Beberapa indikasi fraud dari hasil penanganan perkara ini dapat kita temukan, di antaranya adanya proyek-proyek fiktif yang diciptakan oleh PT DSI ini atau manajemen PT DSI ini," kata Dirtipideksus Bareskrim Polri Ade Safri Simanjuntak saat audiensi bersama Komisi III DPR RI di DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Tak cuma itu, kata Ade, DSI juga melakukan duplikasi nama. Dengan begitu, mereka bisa mengelabui mitranya.