Bareskrim Bongkar Tambang Batu Bara Ilegal di IKN, Kerugian Negara Rp5,7 Triliun

Puti Aini Yasmin
Tambang batu bara ilegal di kawasan IKN dan bukti soeharto. (Foto: screenshot YouTube)

JAKARTA, iNews.id - Bareskrim Polri membongkar tambang batu bara ilegal di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) dan kawasan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Akibatnaya, negara merugi hingga Rp5,7 triliun

Menurut Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Nunung Syaifuddin kegiatan ini telah dilakukan sejak 2016. Informasi itu ia dapatkan melalui foto citra satelit.

Pihaknya pun memperhitungkan kerugian negara akibat penambangan ilegal ini mencapai Rp5,7 triliun. Jumlah itu terdiri atas kerugian batu bara yang hilang Rp3,5 triliun dan kerusakan hutan akibat penambangan ilegal Rp2,2 triliun.

"Biaya hilangnya batu bara akibat pertambangan dari 2016 sampai 2024 ini mencapai Rp3,5 triliun, kemudian total biaya kerusakan hutan dalam hal ini kayu seluas 4.236,69 hektare ini adalah Rp2,2 triliun," ucap dia dalam konferensi pers di Surabaya, Kamis (17/7/2025).

Adapun, jumlah kerugian itu dihitung sejak 2016 hingga 2025 bersama beberapa kementerian. Terlebih, Nunung menjelaskan bahwa bahwa wilayah Taman Hutan Raya merupakan wilayah konservasi yang dilindungi spesies tumbuhannya.

"Karena Taman Hutan Raya merupakan wilayah pencadangan negara dengan biaya perusakan hutan, seperti kayu yg merupakan tanam tumbuh pelepasan karbon dan pengendalian erosi. Biaya kerusakan ini tidak hanya dari pohon saja," kata Nunung.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
6 hari lalu

Karhutla Meluas di Kalimantan Timur, 391 Hektare Lahan di Kawasan IKN Terbakar

6 hari lalu

IKN Terancam Karhutla, Pemerintah Lindungi Zona Inti Termasuk Istana agar Tetap Aman

7 hari lalu

Perintah Prabowo, Pemerintah Kerahkan Semua Kekuatan Jaga Zona Inti IKN dari Karhutla

7 hari lalu

90 Persen Beras Fortifikasi Dijual Tak Sesuai Syarat, Kerugian Konsumen Ditaksir Rp89 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal