Baru 6 dari 50 Jasad Korban Penembakan Masjid Diserahkan ke Keluarga

Anton Suhartono
Keluarga korban penembakan masjid Christchurch saling memberi semangat di Hagley Park (Foto: AFP)

Polisi memahami perasaan anggota keluarga yang menuntut jenazah segera diserahkan karena pada dasarnya sudah dikenali. Namun polisi meminta pengertian.

"Sangat menyadari frustrasi yang dialami keluarga terkait lamanya waktu untuk proses identifikasi setelah serangan teror Jumat. Kami juga mencari cara untuk meningkatkan komunikasi dengan keluarga dan memastikan mereka mendapat informasi lengkap tentang apa yang terjadi," demikian isi pernyataan.

"Kami melakukan semua yang kami bisa untuk mengerjakannya secepat mungkin dan mengembalikan para korban kepada orang yang mereka cintai."

Seorang keluarga korban, yakni pengungsi asal Afghanistan, Mohamed Safi, mengaku frustasi karena terlalu lama menunggu jenazah ayahnya, Matiullah Safi, yang tewas ditembak di Masjid An Nur. Padahal dia sudah bisa mengenali jenazah ayahnya.

"Tidak ada yang mereka tawarkan. Mereka hanya mengatakan sedang melakukan prosedur, masih dalam proses. Tapi proses apa, kenapa saya tidak tahu apa yang Anda lakukan dalam mengidentifikasi mayat. Kenapa saya tak diberi tahu sebagai anggota keluarga dekat," kata Mohamed.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
1 hari lalu

Program Peduli Masjid Terus Berlanjut untuk Kenyamanan Jemaah di Masjid Al Falah Srogol

Internasional
2 hari lalu

Pembunuh 51 Jemaah Salat Jumat di Selandia Baru Ajukan Banding, Bawa-Bawa Trump

Internasional
5 hari lalu

Masjid Dibom saat Salat Jumat, 31 Orang Tewas Ratusan Lainnya Luka

Nasional
8 hari lalu

Program Peduli Masjid KEK MNC Lido City Berlanjut ke Masjid Nurul Huda Bogor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal