Bawang Bombai Selundupan Mengandung Bakteri, Mentan: Tak Ada Ampun!

Tangguh Yudha
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengecek barang bukti bawang bombai selundupan (dok. Kementan)

“Masa mau korbankan 100 juta orang hanya karena 10 atau 20 orang? Ini tidak benar. Tidak boleh ada ampun,” katanya.

Selain bawang bombai, Mentan memastikan pengawasan ketat juga akan dilakukan terhadap komoditas strategis lainnya seperti beras, gula, serta pangan pokok lain yang rawan diselundupkan. Dia mengaku telah menerima banyak laporan terkait impor ilegal pangan, pupuk, hingga alat dan mesin pertanian.

“Kalau petani tahu ada impor beras satu ton saja, dampaknya ke 29 juta petani beras dan keluarganya, bisa 115 juta orang. Petani bisa berhenti, lalu impor lagi. Ini yang harus dijaga ketat,” katanya.

Dia juga menyinggung pengalaman pahit masuknya penyakit ternak seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), yang menurutnya menjadi bukti nyata bahwa penyelundupan pangan dan komoditas pertanian dapat menimbulkan kerugian besar bagi petani.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
8 hari lalu

Mardiono Dukung Penuh Kebijakan Mentan Amran Lindungi Petani, Tingkatkan Produksi Pangan

11 hari lalu

Temui 1.000 Petani Indramayu, Mentan Amran Bentuk Kelompok Maju Berani Berjuang

13 hari lalu

Mengejutkan! Sandrinna Michelle Terinfeksi Bakteri H. pylori

13 hari lalu

Mentan Amran Sebut 115 Juta Petani Dirugikan Imbas Beras Ilegal: Ini Musuh Negara!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal