Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan sinkronisasi data penerima manfaat menjadi prioritas pemerintah agar program MBG benar-benar tepat sasaran dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang berhak.
Menurut dia, proses pembersihan data tersebut membuat target sementara penerima manfaat MBG tahun depan disesuaikan menjadi sekitar 63 juta orang. Pemerintah menargetkan proses pemadanan dan validasi data selesai dalam dua bulan ke depan.
Setelah basis data rampung dibersihkan, penyaluran Program Makan Bergizi Gratis diharapkan lebih akurat, menghindari penerima ganda, serta memastikan penggunaan anggaran negara berjalan lebih efektif.
"Penerima manfaat kira-kira 63 juta, tetapi ini masih sementara karena data final masih memerlukan waktu hampir dua bulan," kata Zulhas.