Bharada E menerangkan dirinya dibekali senjata api oleh Div Propam Polri bersama ajudan lainnya yang juga masuk bersamaan sebagai ajudan Sambo, salah satunya Saddam. Saddam lantas mengambil senjata jenis HS dan dia mengambil senjata jenis Glock.
"Setahu saya (setiap ajudan diberikan 1 senpi) dari kantor," tutur Bharada E.
Kala bertugas di kesatuannya dahulu di Cikeas, dia juga dibekali senjata api laras panjang jenis Sig Sauer. Namun, saat dia ke kantor Provos Polri untuk menjadi ajudan Ferdy Sambo, dia tak membawanya dan belum meminjamnya ke satuannya tersebut.
"Ternyata waktu itu langsung diterima (jadi ajudan di Provos) sehingga kami waktu itu belum pinjam senpi di kesatuan, kosongan (tak ada senpi). Kami sebenarnya mau izin balik dahulu ke kesatuan untuk urus senpi, tapi Bang Daden bilang, sudah Chad nanti dari Propam saja," kata Bharada E.