BI Batasi Beli Dolar Maksimal 10.000 Dolar AS per Bulan, Ini Alasannya

Anggie Ariesta
Ilustrasi BI membatasi pembelian dolar 10.000 dolar AS per orang per bulan. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) membatasi pembelian valuta asing (valas), khususnya dolar Amerika Serikat (AS), tanpa underlying kegiatan ekonomi maksimal 10.000 dolar AS per orang per bulan. Kebijakan itu untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dari tekanan spekulatif.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia Erwin Gunawan Hutapea mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari pengelolaan sisi permintaan (demand) valas di pasar domestik. Ia menegaskan kebijakan itu bukan larangan bagi masyarakat untuk membeli valas dan hanya mengatur transaksi pembelian.

“Kemudian apa yang kita lakukan dari sisi demand? Bank Indonesia juga menerapkan kebijakan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas nilai tukar untuk pembelian-pembelian valas yang tidak memiliki kaitan dengan kegiatan ekonomi, artinya tidak ada underlying kegiatan ekonominya,” kata Erwin dalam Taklimat Media, Rabu (30/9/2026).

Erwin menjelaskan batas pembelian valas tanpa underlying sebelumnya mencapai 100.000 dolar AS per orang per bulan. BI kemudian menurunkan batas tersebut secara bertahap menjadi 50.000 dolar AS, 25.000 dolar AS, hingga kini 10.000 dolar AS per orang per bulan.

“Tadinya kan kita punya aturan pembelian valas oleh individu per orang per bulan itu 100.000 ya. Ini kan kadang-kadang sering dipersepsikan dan ditulis dengan angle yang berbeda,” ungkapnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
21 jam lalu

BI Beberkan Jurus untuk Tarik Investor Asing ke Aset Rupiah 

1 hari lalu

Rupiah Diramal Bertahan di Level Rp18.000 per Dolar AS hingga Akhir Tahun

2 hari lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Strategi Jaga Stabilitas Nilai Tukar

2 hari lalu

Rupiah Rentan Melemah terhadap Dolar, Destry Beberkan Biang Keroknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal