BI Batasi Beli Dolar Maksimal 10.000 Dolar AS per Bulan, Ini Alasannya

Anggie Ariesta
Ilustrasi BI membatasi pembelian dolar 10.000 dolar AS per orang per bulan. (Foto: iNews.id)

“Dan kami terus memonitor perkembangan pembelian valas sesuai dengan batasan itu. Jadi ini bagian dari upaya Bank Indonesia mengelola sisi demand. Jadi tadi yang pertama sisi demand-nya itu,” tegas Erwin.

Selain mengatur pembelian dolar AS tanpa underlying, BI juga mendorong diversifikasi mata uang dalam transaksi perdagangan dan investasi internasional melalui skema Local Currency Transaction (LCT).

Menurut Erwin, penerapan LCT dapat mengurangi konsentrasi penggunaan dolar AS dalam transaksi industri dan pelaku usaha.

Hingga September 2026, Indonesia telah mengimplementasikan kerja sama LCT dengan sembilan negara mitra utama. Negara tersebut yakni China, Jepang, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Singapura, serta dua mitra teranyar, Hong Kong dan Timor Leste.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
22 jam lalu

BI Beberkan Jurus untuk Tarik Investor Asing ke Aset Rupiah 

1 hari lalu

Rupiah Diramal Bertahan di Level Rp18.000 per Dolar AS hingga Akhir Tahun

2 hari lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Strategi Jaga Stabilitas Nilai Tukar

2 hari lalu

Rupiah Rentan Melemah terhadap Dolar, Destry Beberkan Biang Keroknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal