BI Beri Sinyal Pangkas Suku Bunga demi Jaga Inflasi dan Rupiah

Anggie Ariesta
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo buka peluang untuk memangkas suku bunga. (foto: ist)

"Dan yang kedua, perlu sama-sama membalikkan ekspektasi, mendorong pertumbuhan. Seperti itu," tuturnya.

Faktor ketiga yang menjadi pertimbangan adalah stabilitas nilai tukar rupiah. Meskipun begitu, Perry belum dapat memastikan kapan penurunan suku bunga tersebut akan terjadi.

Ia juga mengindikasikan bahwa keputusan akan sangat bergantung pada perkembangan kondisi ekonomi ke depan. 

"Kapan turun? Tergantung dinamika global dan nasional. Arahnya sudah jelas begitu ya," tutupnya.

Proyeksi BI konsisten dengan arah bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran BI yang terus diperkuat untuk menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Utang Luar Negeri RI Naik 1,9%, Tembus 439,8 Miliar Dolar AS pada April 2026

57 tahun lalu

Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah Hadapi Gejolak Ekonomi

57 tahun lalu

Dasco Apresiasi Terobosan Baru BI Perkuat Rupiah, Kurangi Ketergantungan pada Dolar AS

57 tahun lalu

Luhut soal BI Rate Naik: Fundamental Ekonomi RI Masih Oke, tapi Perlu Ada Perhatian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal