BI Minta Masyarakat Tak Panic Buying Borong Dolar AS, Ini Alasannya!

Anggie Ariesta
Ilustrasi BI mengimbau masyarakat tak panic buying beli dolar AS. (Foto: iNews.id)

Tren pelemahan rupiah memicu kalkulasi dini bahwa biaya operasional dan pelunasan barang ke depan akan membengkak signifikan jika dikonversi dari rupiah.

“Nasabahnya punya kewajiban membayar valuta asing karena dia impor, katakanlah gitu ya. Dengan tren pelemahan misalnya, dia langsung pikir nanti kalau rupiahnya melemah terus gimana gitu ya,” kata Ruth. 

Kendati tekanan pasar cukup terasa, Bank Indonesia menegaskan bahwa pasokan dolar AS di dalam negeri sangat kokoh. 

Ruth menjamin bahwa likuiditas valas untuk memasok kebutuhan money changer maupun Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing (KUPVA) tetap melimpah dan tersedia di pasar.

Sistem perdagangan valas dipastikan tetap bekerja secara efisien karena setiap ada kenaikan permintaan, bank sentral bersama perangkat pasar akan selalu siap mengalirkan pasokan yang memadai.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
15 jam lalu

Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.763 per Dolar AS 

2 hari lalu

Rupiah Hari Ini Kembali Ditutup Melemah, Sentuh Rp17.744 per Dolar AS

3 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.722 per Dolar AS

8 hari lalu

Destry Blak-blakan soal Rupiah Rp17.700: Nilainya Bisa Lebih Rendah dari Sekarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal