BI Minta Masyarakat Tak Panic Buying Borong Dolar AS, Ini Alasannya!

Anggie Ariesta
Ilustrasi BI mengimbau masyarakat tak panic buying beli dolar AS. (Foto: iNews.id)

“Pada dasarnya kalau saya boleh mengatakan harusnya likuiditas terhadap dolar yang dibutuhkan oleh money changer atau KUPVA saat ini harusnya ada, dan Bank Indonesia juga kan meyakinkan ya bahwa likuiditasnya itu pasti ada gitu,” tegas Ruth. 

Saat ini, Bank Indonesia terus mengerahkan bauran instrumen intervensi guna menstabilkan nilai tukar Rupiah agar tidak melemah berkepanjangan. 

Bersamaan dengan langkah moneter tersebut, Ruth meminta komitmen dari seluruh pihak untuk ikut meredam sentimen negatif di masyarakat. 

Pembelian dolar AS disarankan tetap mengacu pada kalender kebutuhan riil, bukan atas dasar kepanikan psikologis.

“Jadi kalau kamu masih butuhnya nanti, enggak usah kamu beli sekarang,” pungkas Ruth.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
11 jam lalu

Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.763 per Dolar AS 

1 hari lalu

Rupiah Hari Ini Kembali Ditutup Melemah, Sentuh Rp17.744 per Dolar AS

2 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.722 per Dolar AS

7 hari lalu

Destry Blak-blakan soal Rupiah Rp17.700: Nilainya Bisa Lebih Rendah dari Sekarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal