BI Ungkap Penyebab Rupiah Anjlok Sentuh Rp17.300 per Dolar AS

Anggie Ariesta
BI buka suara terkait penyebab nilai tukar rupiah tembus Rp17.300 per dolar AS. (Foto: iNews.id)

"Bank Indonesia terus meningkatkan intensitas intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, serta memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter pro-market guna menjaga daya tarik aset domestik di tengah berlanjutnya dampak konflik Timur Tengah," tegas Destry.

Bank Indonesia memastikan memiliki amunisi yang cukup untuk melakukan stabilisasi. Tercatat, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2026 masih berada pada level yang kuat, yakni sebesar 148,2 miliar dolar AS.

Destry kembali memberikan sinyal kepada pelaku pasar bahwa otoritas moneter akan senantiasa hadir dan mengambil tindakan terukur sesuai dinamika pasar yang berkembang.

Sementara itu, berdasarkan data pasar pagi ini, pergerakan rupiah terpantau terus melemah dan sempat menyentuh angka psikologis baru di level Rp17.300 per Dolar AS.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
19 jam lalu

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.943 per Dolar AS Jelang Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2026

2 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp18.027 per Dolar AS

2 hari lalu

Rupiah Kembali Tertekan, Dolar AS Tembus Rp18.037 Pagi Ini!

2 hari lalu

Purbaya Buka Suara soal Kabar BI bakal di Bawah Kemenkeu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal