Dia menilai mesin politik tidak cukup hanya bekerja ketika tahapan Pemilu dimulai. Hubungan kader dengan masyarakat harus dibangun sejak jauh hari sehingga kerja politik partai tetap berkaitan dengan kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting agar kerja politik Partai Perindo dapat menjawab persoalan yang dihadapi warga,” tegas Ferry.
Sementara itu, Khaeruddin mengatakan pembenahan struktur organisasi menjadi langkah awal yang akan dilakukan setelah mendapat mandat memimpin DPW Partai Perindo Kaltara. Konsolidasi akan dilakukan dengan melengkapi perangkat partai di seluruh tingkatan.
“Kami akan segera berkoordinasi untuk melengkapi struktur partai dari tingkat DPW, DPD hingga DPC. Target kami pada Pemilu yang akan datang adalah memperoleh kursi di berbagai daerah pemilihan,” tutur Khaeruddin.
Penguatan organisasi tersebut juga akan dibarengi dengan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui platform Perindo Pro Ekonomi yang diarahkan untuk memperkuat UMKM, membuka peluang usaha dan lapangan kerja, serta meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat Kaltara.
Program tersebut akan dijalankan melalui kader dan anggota legislatif Partai Perindo. Dengan demikian, konsolidasi organisasi diharapkan berjalan beriringan dengan kerja politik yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan partai dengan konstituen.
“Harapan kami, roda partai bisa semakin maju, perolehan suara meningkat, dan kehadiran Partai Perindo membawa dampak positif bagi masyarakat, pengurus, maupun konstituen kami,” kata Khaeruddin.