BKKBN: Stunting Ancam Bonus Demografi Indonesia

Tim iNews.id
Siswa MI Ar Ridho Jakarta Barat mengikuti kegiatan aksi sarapan bergizi seimbang yang diinisiasi tim HMS ACT.

Agar berhasil memetik bonus demografi, maka erat kaitannya dengan kesehatan. Bonus demografi yang tertransformasikan menjadi bonus kesejahteraan terlihat dari pendapatan per kapita yang meningkat.

ACT turut berupaya atasi stunting

Mengatasi stunting diperlukan solusi yang berkelanjutan. Untuk itu, Aksi Cepat Tanggap (ACT) melalui Humanity Medical Services turut mengambil upaya penanganan stunting lewat program medisnya.

Direktur Humanity Medical Services Dokter Arini Retno Palupi mengatakan, langkah ACT menangani stunting telah berlangsung beberapa lama. Hal itu dimulai dari pemberian edukasi kepada orang tua, dan ibu hamil.

ACT juga memberikan pemenuhan gizi kepada anak agar terhindar dari penyakit stunting.

“Penanganan stunting merupakan langkah panjang dan Insya Allah akan menyeluruh. Sehingga selain edukasi medis dan pemenuhan gizi, pendampingan juga akan bersifat pemberdayaan ekonomi kepada orang tua dengan harapan mereka mampu mengakses asupan gizi seimbang secara mandiri,” kata Dokter Arini.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
5 hari lalu

BGN Aktifkan 480 SPPG di 16 Provinsi Mulai Hari Ini, Wilayah 3T Jadi Prioritas

19 hari lalu

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Layanan Difokuskan ke Wilayah 3T

25 hari lalu

Pramono Targetkan Angka Stunting di Jakarta Turun 3 Persen dalam 2 Tahun, Ini Strateginya

1 bulan lalu

Cegah Stunting Sejak Dini, PT Pegadaian dan POGI Gelar Program Merdeka Stunting 2026 di 36 Kota Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal